Sempat Terkoreksi, BEBS Berkomitment Jaga Kepercayaan Investor

March 26, 2021

MEDIA BBS - Dikabarkan saham BEBS di efek syariah sempat terkoreksi selama 3 hari berturut-turut. Catatan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada perdagangan Senin (23/21) menunjukan saham BEBS mengalami koreksi turun hingga Rp 40 atau 6,78 % ke Rp 55. Hingga Rabu (24/21) saham BEBS berada di harga terendah Rp 448.

Pergerakan pasar saham yang cukup dinamis pada pekan ini turut mempengaruhi perdagangan saham sejumlah emiten, salah satunya ialah saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS). Setelah sempat menurun mengikuti pelemahan Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) sejak senin hingga rabu kmrin, hari ini saham emiten pendukung infrastruktur tersebut mulai berbalik arah menguat.

Pada hari ini, saham BEBS diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 9.799 kali dengan volume 75,39 juta lembar saham, dengan nilai transaksinya mencapai Rp 38, 77 miliar. Direktur Utama PT Berkah Beton Sadaya Tbk, Hasan Muldhani, menyampaikan, lonjakan kenaikan signifikan yang terjadi pada perdagangan Kamis, (25/21) tersebut menunjukan saham BEBS sangat dinamis di bursa saham. “ Tentu ini akan menjadi catatan yang penting untuk kembali membangun kepercayaan kepada para investor.


Sebagai pemain baru BEBS akan terus membangun kepercayaa para investor di bursa saham. Salah satunya adalah dengan mengenjot produktifitas dengan pengadaan investasi fasilitas produksi dan suplai bahan baku.
Sebelumnya BEBS juga telah melakukan aksi konsolidasi rekanan dengan menandatangani kontrak suplai batu dan pasir senilai 416 miliar. Kontrak kerja sama yang melibatkan rekanan dua perusahaan yakni PT Sinar Pasogit Quarry (SPQ) dan PT Rimba Jaya Semesta (RJS).

Adapun penandatangan kontrak yang dilakukan oleh masing-masing direktur dan GM perusahaan pada hari Jum’at (19/21) di Subang Jawa Barat. Penandatanganan kontrak pertama antara PT Berkah Beton Sadaya, Tbk dengan PT SPQ meliputi kewajiban rekanan untuk mensuplai pasir sebanyak 1.800.000 m3 senilai 306 miliar selama kurun waktu 5 tahun ke depan.